Mengobati halitosis

Mengobati halitosis

Penyakit yang kita sebut dengan bau mulut atau halitosis yang kerap terjadi pada diri kita sehingga sangat mengganggu aktifitas apalagi ketika berkomunikasi dengan orang lain. Hal ini sangat wajar jika terjadi seperti ketika bangun tidur bau nafas yang tidak sedap kita hanya tinggal mengatasinya dengan menyikat gigi itu sudah cukup. Akan tetapi jika bau mulut ini berlangsung begitu lama maka bisa dikatakan tidak wajar sehingga memerlukan penanganan yang lebih serius. Berikut beberapa hal untuk mengobati halitosis dilansir dari laman Klikdokter.

  • Lakukan scaling

Scaling dalam artian pembersihan pada karang gigi khususnya yang berlubang.selain pada gigi yang berlubang juga mampu memebersihkan lapisan tipis yang berwarna kuning biasa menempel pada gigi, jika semua itu dibiarkan dan akhirnya mengeras lalu tercampur dengan air liur dapat dipastikan akan berdampak pada terbentuknya karang gigi atau tartar. Apabila karang gigi ini sudah terbentuk maka perlu kamu waspadai karena akan trdapat jutaan bakteri sebab tidak dibersihkan secara rutin, bahkan bisa menyebabkan  priodontitis, kerusakan atau hilangnya gigi.

  • Pemakaian mouthwash (obat kumur)

Obat antibakteri yang satu ini dapat membantu mengurangi bakteri dalam mulut yang terus menerus bertambah karena faktor dari makanan, apalagi ketika tidak dibesihkan. Akan tetapi, sebelum kamu gunakan obat yang satu ini sebaiknya lakukan konsultasi kepada dokter terlebih dahulu.

  • Lakukan flossing

Lakukan flossing sekali dalam sehari untuk mengangkat plak dan sisa makanan yang tersangkut diantara celah gigi, akan tetapi untuk area yang sulit kita jangkau maka bisa gunakan mouthwash untuk membersihkannya. Flossing bersihkan sela-sela gigi menggunakan benang atau dental floss. Hal ini jarang dilakukan karena sebagian dari mereka menganggapnya hanya buang-buang waktu saja, walau sebenarnya mereka tau bahwa flossing ini salah satu cara untuk mengobati halitosis karena mulut yang bersih akan terbebas dari bau mulut yang menyengat

  • Tongue cleanner

Tongue cleanner atau sikat gigi yang lembut biasa digunakan untuk membersihkan permukaan lidah sehingga mampu mengobati halitosis yang biasa kita kenal dengan sebutan bau mulut yang sering kali terjadi, selainkebersihan pada gigi kita juga perlu tau bahwasanya lidah sangat berperan dalam menjaga kebersihan mulut, sudahkah kamu bersihkan lidahmu dibagian permukaannya? Sangat jarang sekali ditemukan sikap kesadaran dari sebagian orang dalam menjaga kebersihan yang satu ini. Pada umumnya yang terjadi mereka cukum melakukan sikat gigi pagi dan malam.

  • Sikat gigi

Sudahkah kamu terapkan hal ini pada diri kamu, jika malas untuk sikat gigi maka jangan heran apabila bau mulut terjadi pada diri kamu. Minimal 2 kali dalam sehari pagi dan malam, apalagi jika kamu memiliki gigi palsu, sangat disarankan rutin memberihkannya dan dilepas ketika mau beristirahat (tidur).

Bingung dengan pilihan pengobatan ketika halitosis atau bau mulut menyerang dirimu? Ada banyak pemicu untuk mengobati bau mulut tergantung pada halitosisnya seperti apa. Akan tetapi, jika bau mulut yang kamu hadapi dari faktor kebersihan pada mulutnya maka dokter cukup melakukan perawatan gigi mulai dari scaling, tambal gigi, dan lainnya. Namun, jika disebabkan oleh medis, maka dokter bisa saja merujuk pada dokter lain yang berhubungan dengan kondisi kita seperti apa untuk mengobati halitosis. Lakukan pencegahan mulai dari sekarang sebelim semuanya terlambat, yang sangat penting untuk kita lakukan adalah menjaga kebersihan pada mulut dengan cara rutin menggososk gigi minimal 2 kali dalam sehari pagi dan malam.[1]

Sumber : Doktersehat.com

[1] Sumber referensi Hellosehat.com